Dampak negatif merasa hebat, Cara menghindari perasaan merasa hebat


Hebat adalah salah satu kata sifat yang biasa digunakan untuk mengunggulkan sesuatu, baik benda ataupun manusia. Misalnya, "akik kamu bener-bener hebat" atau "dia hebat sekali ya" yang artinya hebat di situ menunjukkan keistimewaan atau kelebihan yang dimiliki akik atau orang tersebut.

Nah, hebat yang akan kita bahas kali ini adalah hebatnya manusia. Dalam artian yang luas, baik hebat dari segi ilmu pengetahuan, hebat dari segi kekayaan atau hebat dari segi kekuasaan dan lain sebagainya.

Oke . . .

Pada dasarnya, setiap manusia diciptakan dalam keadaan yang lemah, tidak memiliki pengetahuan dan kekuasaan apapun. Namun seiring bertambahnya usia, manusia mau belajar dan terus berusaha meningkatkan potensi dirinya sehingga pada saatnya manusia akhirnya memiliki ilmu, berwawasan luas dan menjadi insan yang hebat.

Kehebatan bisa diartikan sebuah keberhasilan atau kesuksesan. Seseorang yang mendalami ilmu kedokteran lalu menjadi dokter dan bisa menyelamatkan pasien-pasiennya dari penyakit yang diderita, itu berarti ia telah berhasil dan bisa disebut sebagai seorang Dokter yang hebat. Atau contoh kecilnya, seseorang belajar ngeblog dari tidak tahu apa itu link internal dan link eksternal hingga menjadi blogger profesional yang sangat terkenal, itu berarti ia telah berhasil dan bisa disebut seorang blogger yang hebat. Begitu juga bidang-bidang yang lain.


Mengingat fitrah manusia yang dilahirkan dalam keadaan tidak berpengetahuan, setiap orang dituntut untuk belajar, selalu berusaha dan mau mengikuti proses perkembangan. Dengan harapan SDM seseorang tersebut dapat terus melaju dan tidak jalan di tempat, sehingga nantinya menjadi insan yang benar-benar hebat.

Sebuah kehebatan akan mudah diraih apabila disertai dengan kesungguhan, mereka yang terus berjalan menyusuri lorong-lorong waktu mengikuti proses perkembangan dan bersungguh-sungguh tak lama akan menuai keberhasilan.

Baca : Ketekunan Kunci Keberhasilan
Satu catatan penting, setelah menuai keberhasilan diharapkan seseorang tidak merasa hebat atau paling hebat, karena di saat merasa hebat justru di situlah kita akan jalan di tempat.
jalan di tempat

Masalahnya sekarang adalah apa yang dimaksud dengan "Jalan Di Tempat" yang ada dalam istilah "Di Saat Merasa Hebat Di Situlah Kita Jalan Di Tempat" pada pokok bahasan kali ini.

Sejenak, mari kita kaji dan kita pahami istilah tersebut . .

Melihat kalimat "Jalan Di Tempat" pada istilah di atas sepertinya merupakan sebuah sindiran yang mengarah pada suatu akibat. Yakni seseorang yang merasa hebat akibatnya akan jalan di tempat. Nah maksudnya adalah bukan jalan di tempat seperti orang berolahraga, tapi jalan di tempat di sini bisa diartikan "macet" atau "tidak berkembang"

Lalu . . .

APAKAH BENAR KETIKA MERASA HEBAT JUSTRU JALAN DI TEMPAT ?

Berikut beberapa analisa yang bisa kita jadikan bahan renungan

1. Merasa Hebat Membuat Kita Terlena
Ya,, merasa hebat bisa membuat kita hanyut dalam suasana tersebut.

Semula orang itu bodoh, dengan usaha kerasnya belajar dan terus menuntut ilmu akhirnya orang tersebut menjadi pandai. Semula orang itu miskin, dengan usaha kerasnya bekerja dan terus memperbaiki ekonominya akhirnya orang tersebut menjadi kaya raya.

Setelah mendapatkan apa yang menjadi impiannya, mencapai puncak kesuksesannya seseorang cenderung merasa bangga dan terlena dalam keadaan yang sekarang. Merasa paling hebat, tidak lagi berpikir untuk menjaga dan mengembangkan apa yang telah diperolehnya. Di situlah kita akan jalan di tempat

2. Merasa Hebat Menjadikan Kita Merasa Puas
Bukan berarti merasa puas itu tidak baik, tapi merasa puas biasanya cenderung membuat orang berhenti untuk berinovasi. Ketika seseorang merasa cukup dengan keberhasilan yang didapatkan dan tidak perlu lagi mencari yang lebih karena merasa paling hebat cenderung akan berhenti sampai di situ. Dan pada saat itulah kita akan jalan di tempat.

Baca : Bersyukur Dalam Suka Cita


3. Merasa Hebat Mendorong Kita Jadi Pemalas
Aku kan sudah pandai kenapa harus giat belajar lagi, Aku kan sudah kaya raya buat apa bekerja keras lagi.

Seperti itulah gambaran perasaan yang akan timbul ketika seseorang merasa dirinya hebat. Yang pada akhirnya akan mendorong seseorang menjadi pemalas. Dan ketika sudah malas, enggan melangkahkan kaki untuk lebih maju lagi di situlah kita akan jalan di tempat.


DAMPAK NEGATIF PERASAAN MERASA HEBAT

Sesuai pokok bahasan "Di Saat Merasa Hebat Di Situlah Kita Jalan Di Tempat" dan meninjau 3 analisa di atas sudah jelas bahwa perasaan merasa hebat sangat berpotensi menghambat perkembangan atau kemajuan perilaku seseorang.

Artinya, jika sudah merasa hebat seseorang cenderung berhenti sampai di situ, yang pada akhirnya kehebatannya nanti akan tersaingi oleh yang lain. Jadi, efek buruk dari merasa hebat adalah perasaan tersebut menjadi bomerang bagi dirinya sendiri yang dapat mengakibatkan kemacetan atau keterpurukan.
Meniti Harapan Di Balik Kesengsaraan

CARA MENGHINDARI PERASAAN MERASA HEBAT

1). Selalu ingat bahwa di atas langit masih ada langit
Jika kamu adalah orang yang hebat, ingatlah bahwa di luar sana masih banyak orang yang lebih hebat. Atau sadarilah bahwa di antara yang paling hebat Allah yang maha hebatlah yang terhebat.

2). Selalu ingat bahwa kehebatan bukan milik kita
Segala yang kita peroleh tiada lain adalah pemberian dari Allah yang maha memberi. Bersyukurlah kamu diberi kehebatan, jangan sekali-kali kamu merasa bahwa kehebatan yang kamu miliki adalah semata karena hasil usaha kerasmu, karena dalam sekejap Allah mampu saja mengambilnya darimu.

Dengan memegang 2 prinsip di atas, kita akan sadar bahwa kita belumlah apa-apa. Masih begitu banyak yang belum kita tahu, masih begitu banyak yang belum kita raih. Sehingga kesadaran ini dapat mendorong kita untuk terus melaju dan tidak cukup jalan di tempat.


DEMIKIAN, SEMOGA BERMANFAAT . . .

logo bas-studio

Bas-studio

Blog sederhana tempat berbagi sebuah karya, mulai dari karya tulis, desain grafis dan karya-karya inspiratif buat anda

Post A Comment:

1 comments:

  1. merasa hebat, rata-rata kita pernah merasaainnya. nggak salah kalau kita merasaain itu, cuma jangan terlalu berlebihan dan tahu diri. diatas langit masih ad langit mas :)

    ReplyDelete