"Dasar Anak Nakal" kata-kata itu kerap kali keluar dari mulut orang dewasa. entah itu dari orang tua si anak maupun orang lain.

Dewasa ini banyak orang tua yang tidak sadar bahwa nakal tidaknya seorang anak itu tergantung dari orang tua. Banyak anak yang melampiaskan kekecewaannya melalui tingkah laku yang sulit dikontrol. Sebagai contoh, pada saat anak-anak usia Sekolah Menengah Pertama (SMP) mereka suka membantah perkataan orang tua dan banyak orang tua yang tidak terima akan hal tersebut. lalu mereka mengecam anak mereka sebagai anak yang nakal. padahal sebenarnya mereka itu tidak nakal dan tidak bermaksud membantah, akan tetapi diusia mereka, mereka merasa sudah memiliki hak untuk menyampaikan pendapat dan mereka ingin pendapatnya itu diakui dan didengar oleh para orang tua.

Untuk menghadapi anak, orang tua harus pandai dalam menyikapi sikap anak. adakalanya orang tua harus bersikap tegas dan ada waktunya bersikap lemah.
Berikut ini adalah tahapan-tahapan dalam mendidik anak.

1. Jadikan anak sebagai raja
pendidikan anak tahap pertama
pendidikan vase pertama
perlakuan ini berlaku pada anak yang berusia 0-7 tahun. karena dimasa ini anak akan menerima segala apa yang ia lihat dan ia dengarkan. oleh karena itu sebagai orang tua kita harus bisa memberikan contoh yang baik. jangan biarkan buah hati terbiasa melihat pertikaian karena itu akan terekam dengan jelas di memori otak mereka. anggap mereka sebagai raja, maksudnya selayaknya dihadapan raja kita pasti memberikan yang terbaik.

2. Jadikan anak sebagai tawanan
pendidikan anak tahap kedua
pendidikan vase kedua
Diusia 7-12 tahun anak akan lebih banyak mencoba hal baru, rasa penasaran mereka bisa mempengaruhi mereka oleh karena itu orang tua harus bisa lebih tegas dalam mendidik. ajari anak tentang kedisiplinan serta rasa tanggung jawab. jika anak membangkang dan teledor dengan kewajibannya maka wajib diberikan hukuman. (bukan hukuman yang menyakiti tapi yang menyadarkan akan pentingnya tanggung jawab).

3. Perlakukan anak sebagai sahabat (12-17 tahun)
pendidikan anak tahap ketiga
pendidikan vase ketiga
jika diusia awal anak butuh orang tua maka diusia ini anak membutuhkan teman, mereka akan merasa lebih nyaman dengan teman/sahabat. untuk menghindari anak salah pergaulan dan salah mencari teman maka orang tua harus bisa menjadikan dirinya sebagai teman anak-anak mereka.


logo bas-studio

Bas-studio

Blog sederhana tempat berbagi sebuah karya, mulai dari karya tulis, desain grafis dan karya-karya inspiratif buat anda

Post A Comment:

6 comments:

  1. peran orang tua memang sangat dibutuhkan dalam masa kembang si anak, istilah raja dan tawanan keren juga.

    ReplyDelete
  2. Yang susah mendidik anak yang masih balita umur 2-5 tahun lagi nakal nakalnya dilarang tidak boleh dimarahi belum mengerti

    ReplyDelete
    Replies
    1. hia mas,,, apalagi kalau menginginkan sesuatu,,,,, duuuuu.... bagaikan sorang raja yang bertitah heheheh

      Delete
  3. Jangan berkata kasar yang akan membuat anak murung, biasakan memnasehati dengan kata-kata yang positif yang membuatnya memiliki rasa percaya diri (PD).

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul sekali itu, karena seusia mereka itu bagaikan kaca yang mudah pecah

      Delete