Tidak selamanya siapa cepat pasti dapat, bisa jadi siapa cepat dapat tersesat.


Siapa Cepat Mudah Tersesat
Pepatah yang mungkin sedikit mengagetkan, karena pada umumnya yang dikenal adalah "Siapa Cepat Ia Dapat". Saya sangat setuju dengan pepatah yang satu ini, barang siapa yang berusaha keras dengan cepat maka akan cepat pula ia mendapatkan hasilnya. Tapi ada satu hal yang membuat saya berpikir dan menulis artikel yang nyleneh dengan judul "Siapa Cepat Mudah Tersesat" sebagai opini dan sudut pandang saja.

Ada kalanya berusaha keras dan bergerak cepat bisa membuat kita tersesat. Sebagai satu contoh, si A mendapat informasi peluang bisnis online dengan modal ringan hasil melimpah. Untuk mengikutinya si A harus menginvestasikan uang sebesar 1 juta dan akan mendapat 1 milyard. Tanpa berpikir panjang dan tanpa mengkajinya lebih dalam si A langsung mentransver 1 juta karena ngiler lihat hasil 1 milyard, pada kenyataannya uang 1 juta melayang, jangankan 1 milyard sepeserpun tidak kembali dan si A pun hanya bisa menyesali. 

Si A telah lama ingin punya banyak uang dan selalu berpikir bagaimana caranya agar bisa cepat kaya, setelah mengetahui informasi seperti ini langsung saja ia berpikir "mungkin dengan ini saya bisa mendapat banyak uang dan menjadi orang kaya". Tapi kini justru si A menjadi sengsara karena uang 1 juta yang dipakai investasi ternyata uang hasil ngutang sama tetangga, uang musnah dan hutang pun belum bisa dikembalikan.


Tidak selamanya siapa cepat pasti dapat nikmat, bisa jadi siapa cepat dapat tersesat. Kata orang jawa "alon-alon seng penting klakon" pelan-pelan dan hati-hati dalam bertindak, yang terpenting adalah terlaksana dan selamat. Ketekunan Kunci Keberhasilan


cepat tersesat

logo bas-studio

Bas-studio

Blog sederhana tempat berbagi sebuah karya, mulai dari karya tulis, desain grafis dan karya-karya inspiratif buat anda

Post A Comment:

2 comments:

  1. setuju deh mas.
    soalnya jaman sekarang banyak yang tipu-tipu.
    iming-iming kaya mendadak, uang orang ditilep.
    sudah banyak kejadian dan contoh di sekitar kita. tapi anehnya masih banyak yang suka terbuai janji palsu.

    ReplyDelete
  2. kalau aspeknya internet marketing, kita harus jeli terlebih dahulu tentang produk yang dijual oleh ornag tersebut. gambaran keuntungannya masuk akal atau tidak, serta durasi waktu menjanjikan secara instan harus betul-betul diwaspadai agar tidak tersesat :)

    ReplyDelete