tidak harus memiliki uang segudang, yang terpenting adalah berkecukupan


Uang merupakan kebutuhan pokok yang tak terelakkan dalam kehidupan manusia. Makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal dan semua kebutuhan manusia bisa didapatkan jika ada uang. Seseorang yang memiliki banyak uang akan sangat mudah mendapat kehidupan, semeja makan hidangan, segudang perhiasan dan semaunya tanpa susah bisa mereka dapatkan. Tapi sebaliknya, jika seseorang tidak memiliki uang akan sangat sulit mendapat kehidupan, sesuap nasi, sesendok air putih sudah berat bagi mereka mendapatkannya. Begitu pentingnya peranan uang dalam kehidupan yang seolah dapat menyulap hidup manusia itulah kenapa memiliki uang menjadi sebuah keharusan, hingga uang segudang menjadi dambaan banyak orang. hehee

Haruskah seseorang memiliki uang segudang?
Saya tau betul bagaimana susahnya orang yang tidak punya uang, tidak hanya sekali bahkan cukup sering dalam hidup saya mengalami hal seperti ini. Selain percetakan foto yang saya kelola dan sound system yang saya punya, tidak ada lagi pekerjaan yang saya miliki. Dalam beberapa keadaan saya sering dihadapkan dengan kekurangan, terkadang usaha saya sangat sepi, satu hari bahkan sebulan tidak ada pelanggan yang datang, sedangkan tidak ada lagi pekerjaan yang bisa saya lakukan dan hanya bisa sabar menunggu, sehingga sepeserpun uang tidak saya dapatkan. 

Sangat susah dan tidak enak rasanya ketika benar-benar tidak punya uang, jangankan untuk belanja kebutuhan sehari-hari, untuk beli sesuap nasi saja tidak bisa, dan hanya untuk makan terpaksa saya harus menumpuk hutang. Sering kali hal seperti itu saya alami, terutama di masa-masa merintis usaha dan bahkan terkadang masih terulang sampai sekarang. Ketika melihat gambar yang di bawah ini, saya sempat berpikir "andai saja uang yang segudang itu milik saya...."  hehee
Uang Segudang
uang

Bukan banyaknya jumlah uang yang hampir segudang itu, tapi setidaknya saya harus memiliki uang setiap hari, tidak susah lagi mendapatkan sesuap nasi, bisa belanja kebutuhan sehari-hari dan syukur-syukur tidak hutang lagi.

Pengalaman ini mengingatkan saya, betapa susahnya kehidupan saudara-saudara kita di sana yang belum tentu bisa mendapatkan sesuap nasi di hari-harinya, tidak mempunyai pekerjaan, tempat tinggal bahkan kolong jembatan yang hanya bisa mereka jadikan sebagai tempat berteduh. Kalaupun hari ini tidak makan, saya yakin besok tidak demikian karena saya masih punya pekerjaan, dan untuk berteduh pun ada rumah sederhana yang masih cukup layak digunakan. Lalu bagaimana dengan mereka???

Melihat keadaan seperti ini, saya tidak tertarik dengan uang segudang. Kalu disuruh memilih satu doa yang pasti akan dikabulkan, "saya cukup berdoa agar semua keinginan bisa terkabulkan". 

Mudah-mudahan segala kesulitan dalam mengarungi bahtera kehidupan dapat diringankan, dimudahkan dalam mencari pekerjaan, diberikan rizki yang barokah, lancar dan berkecukupan, sehingga manisnya kehidupan bisa kita rasakan bersama-sama. Amin...

Lalu bagaimana dengan Anda, tertarik dengan uang segudang?
Sampaikan pendapat anda dalam kolom komentar di bawah !!!

logo bas-studio

Bas-studio

Blog sederhana tempat berbagi sebuah karya, mulai dari karya tulis, desain grafis dan karya-karya inspiratif buat anda

Post A Comment:

10 comments:

  1. Ngga usah segudang, cukup memiliki harta yang ga akan habis 7 turunan aja cukup :D wkwk

    ReplyDelete
  2. wah gokil,,, saya pernah masuk ke pabrik pembuatan uang ri di karawang,,,, buset dah yang jaga pakai senjati komplit semua,, mpe ada tank di halamanya

    ReplyDelete
  3. Salam blogwalking ya sob, Oh ya Blog anda sudah saya follow, silahkan follow juga blog saya :)

    ReplyDelete
  4. jadi terharu saya mas, semoga sukses mas usahanya. Amin.

    ReplyDelete
  5. Saya mah, leboh memilih cukup aja darpada punya uang segudang..hehe

    ReplyDelete
  6. engga usah segudang sekoper ajah cukup :D

    ReplyDelete
  7. kalo saya sih engga tertarik uang segudang mas,kalo 2 gudang sih boleh :D

    ReplyDelete
  8. Blognya keren juga gan, salam kenal ya

    ReplyDelete